JumlahSiswa dan Siswi di Provinsi Bengkulu Pilih Data Utama Distribusi Jenjang Pendidikan Jumlah Guru Jumlah Paud Jumlah Siswa Jumlah Sekolah 2018 ?> 2018 2019 2020 Cetak BeritaSiswi-sma-bengkulu-hina-palestina - Video MS tersebut mendapat kecaman dari masyarakat hingga akhirnya pelajar tersebut meminta maaf. BENGKULUTENGAH - Siswi salah satu Sekolah Menengah Atas, MS yang viral gara-gara unggahannya soal Palestina di akun tiktok miliknya mengaku menyessal dan meminta maaf. Ini disampaikan MS usai menjalani rapat di Mapolres Bengkulu Tengah, Selasa (18/5/2021). "Dengan perbuatan yang saya buat ini yang saya unggah di akun tiktok saya, saya minta maaf sebesar-besarnya terutama negara Palestina Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. InteraktifNews - Siswa siswi SMA Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu tadi pagi baru saja menyelenggarakan Ujian Akhir Semester UAS berbasis komputer. Ujian denga menggunakan computer ini berlangsung tertib dengan diikuti siswa siswi kelas X sampai XII, Rabu, 28/11/2018 Kepala SMA Muhammadiyah 4 Sutanpri mengatakan, SMAM 4 Kota Bengkulu siap menuju sekolah unggulan dibidang teknologi informasi di Kota Bengkulu. Ujian tengah semester sudah dimulai dengan menerapakan basis komputer dan seterusnya kedepan akan melakukan ujian berbasis komputer. "banyak keuntungan dari ujian berbasis komputer tidak perlu fotocopy soal LJK jadi semuanya berbasis komputer" Ujar Sutanpri saat memantau ujian berlangsung. Lanjutnya, ketika menggunakan sistem komputer selesai ujian maka nilai langsung keluar. Raport juga sudah berbasis IT, E-Raport”. Januari tahun depan, SMAM 4 Kota Bengkulu juga akan meluncurkan SMS Gateway. “ketika siswa sampai ke sekolah dan pulang sekolah orang tua mengetahuinya melalui HP jadi orang tua hanya megawasinya melalui tangan dengan menggunakan fasilitas IT”Kata Sutan Reporter Anasril Azwar Editor Alfridho Ade Permana Bengkulu - Seorang siswi di Bengkulu Tengah, Bengkulu, menghina Palestina lewat aplikasi media sosial medsos TikTok. Akibat video yang bikin geger itu, siswi SMA tersebut dikeluarkan drop out atau DO dari Cabang Dinas Pendidikan wilayah VIII Kabupaten Bengkulu Tengah, Adang Parlindungan, mengatakan, berdasarkan hasil rapat pada Senin 17/5 kemarin, siswi tersebut dikembalikan ke orang tuanya atau di-DO dari sekolah."Hasil rapat sudah jelas atas perbuatan yang dilakukan MS membuat nama pendidikan di Bengkulu Tengah terluka dan solusinya pihak sekolah mengembalikannya ke orang tuanya," kata Adang saat dikonfirmasi, Selasa 18/5/2021. Pada rapat kemarin, pihak sekolah memanggil siswi tersebut bersama orang tuanya. Pihak sekolah juga mengundang pihak TNI, Polri, dan anggota DPRD Bengkulu sekolah juga turut mengundang ulama serta tokoh agama setempat untuk mencari solusi terkait kasus tersebut. Dalam pertemuan itu, ibu dari siswi tersebut menangis kasus penghinaan terhadap Palestina ini dilakukan untuk meredam gejolak di masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat ramai berkumpul di itu, usai mediasi, siswi tersebut menyampaikan permohonan maaf atas unggahannya yang telah membuat nama bangsa Indonesia dan Provinsi Bengkulu menjadi tidak baik."Saya memohon maaf kepada negara Palestina dan bangsa atas ungguhan pernyataan saya di TikTok, saya berjanji akan siap menerima semua risiko atas perbuatan saya, sekali lagi saya mohon maaf," ungkap siswi tersebut usai jalani kepolisian mengimbau masyarakat lebih bijaksana dalam menggunakan medsos. Siswi tersebut diserahkan ke orang tua."Seluruh masyarakat harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial," kata Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Sudarno."Untuk kasus ini telah kita lakukan pemeriksaan, termasuk mediasi ke pihak sekolah dan dinas terkait, namun karena tidak ada aduan maka untuk sementara siswi kita kembalikan ke orang tuanya untuk dilakukan pembinaan," ini mediasi juga digelar di Polres Bengkulu Tengah. Dalam dua audiensi yang digelar, siswi tersebut menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan menyesal. Polisi mengambil langkah keadilan restoratif restorative justice dalam penanganan kasus terkait UU ITE siswi itu viral hingga kemudian banyak pihak yang mengecam video tersebut. Dalam video singkat, siswi tersebut mengumpat Palestina dengan sebutan nama hewan dan mendukung atas penyerangan yang terjadi ke negara lama kemudian, siswi tersebut membuat video klarifikasi atas viralnya video dirinya yang menghina Palestina. Dia juga menyampaikan permintaan mengambil langkah audiensi agar masalah tersebut tidak memicu gejolak di masyarakat. Dia mengatakan siswi tersebut membuat konten di TikTok karena hanya ingin kejadian ini, Polres Bengkulu Tengah akan mendatangi sekolah dan memberikan pembinaan agar para pelajar bisa menggunakan medsos secara bijak dan tidak menimbulkan hal yang bernada SARA ataupun berisi ujaran kebencian."Kita akan lakukan pembinaan di sekolah yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah, agar bisa lebih bijak menggunakan media sosial," kata Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Ary penghinaan terhadap Palestina tersebut dikecam banyak pihak. Sebab, saat ini Palestina sedang menghadapi serangan yang tak henti-henti dilakukan Israel. Setidaknya ada 212 orang tewas akibat serangan Israel hingga hari serupa juga terjadi di Nusa Tenggara Barat NTB di mana pelakunya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan polisi. jbr/jbr Bengkulu - Sejumlah orang di Bengkulu diduga menjadi korban investasi bodong dengan nilai kerugian total miliaran rupiah. Namun belum ada korban yang melapor secara resmi ke informasi seorang siswi SMA diduga terlibat dalam kasus investasi bodong tersebut. Polisi mendalami kebenaran informasi tersebut."Yang jelas kita belum bisa menduga-duga, yang jelas kita terus mendalami kasus ini, kita berharap korban segera melapor agar bisa segera kita tangani dan proses secara hukum," kata Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, AKP Jery Nainggolan, saat dikonfirmasi detikcom, Kamis 25/3/2021. Meski belum ada korban yang melapor, polisi menyelidiki dugaan kasus penipuan ini. Sejumlah saksi yang diduga korban dimintai keterangan."Meski belum ada yang melapor kita terus memantau dan mendalami kasus ini, bahkan kita juga telah meminta keterangan pada saksi yang diduga menjadi korban meski mereka belum melapor secara resmi," kata keterangan dari saksi, kasus investasi bodong ini diduga menggunakan modus investasi berbunga. Pelaku mengiming-imingi korban mendapatkan keuntungan dari investasi yang ditanamkan dalam waktu yang tidak lama."Misal begini, korban menyetor uang Rp 1 juta dan dalam waktu seminggu atau 20 hari akan mendapat bunga sebesar 30 persen," kata Jery."Untuk korban kita belum mengetahui dari kalangan mana saja, termasuk katanya ada pejabat juga yang menjadi korban," Datangi Rumah Siswi SMASejumlah korban dilaporkan mendatangi rumah siswi SMA yang diduga terlibat dalam kasus investasi bodong ini. Mereka meminta pertanggungjawaban kepada siswi SMA kelas 3 terkait investasi yang dijalankan sejak enam bulan keluarga mengaku tidak mengetahui keberadaan siswi SMA tersebut sejak kasusnya mencuat. Kerabat keluarga siswi SMA tersebut mengatakan hampir setiap hari ada pihak yang datang mencari keberadaan siswi SMA tersebut."Sebagian orang yang mengaku korban ada yang mengambil barang di rumah seperti perhiasan dan sepeda motor," kata Oktifiani saat diwawancara secara itu, berdasarkan keterangan guru, siswi SMA tersebut sudah tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar sejak tiga minggu terakhir. Namun guru mengatakan tidak ada prilaku yang mencolok dalam keseharian siswi SMA tersebut di sekolah."Kita sempat memanggil orang tua siswa SMA untuk meminta klarifikasi kasus yang mencuat yang melibatkan peserta didiknya," kata kepala sekolah sebuah SMA di Bengkulu Utara, diberitakan, pihak kepolisian meminta korban melapor sehingga kasusnya bisa diproses. Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi."Kabar kasus itu belum ada laporan ke Polres Bengkulu Utara dari korban. Karena itu delik aduan, Polres belum bisa proses juga," kata Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno saat dimintai konfirmasi, Kamis 25/3. jbr/idh

siswi sma 4 bengkulu